Fiamma Khalishabira greeted the world on 23 December 2011, after 10-months-less-2-days pregnancy. Wowiiieeee! I waited that long because I tried to do a vbac but the chance didn’t present itself in the end. Fiamma was feeling too comfy inside that she didn’t move into the delivery tunnel and I didn’t feel a single contraction ever.
A few people told me that 2 children would call for double exhaustion and chaos. They also told me that the sleepwalking ability to do the night patrols will return just like riding a bike. You will never forget the how-to.
Yes, I have been warned.
I do know how to ride a single bike. Thank you. But having two children and one of them a newborn is not like riding a single bike. It’s more like riding a tandem bike! It is not the same. It requires a different skill, at least a different level of riding skills. Riding one makes me go all shaky wobbly and dizzy.
No. Unfortunately, it does not get easier the second time. Not yet. For me at least.
Just like her sister, Fiamma also experienced hyperbilirubin and she went yellow-er at faster higher rate than Raissa’s jaundice level was. So we had to take her for a blue light therapy and I felt the same desperation as much as when I took Raissa for the same therapy over two years ago. Only this time, I managed to swallow my tears better.
The day we took her home after the therapy, I learn… well, I’m guessing so far… that she might have colic. She was continuously cranky for about 5 hours, with little break in between only when we spoonfed breastmilk. Even then, she looked a bit uncomfortable
I don’t want to sound like a spoiled helpless mommy who only knows how to complain. I just want to say it out loud here, at my virtual home, I pray that my babies will grow healthy and happy. I hope.. mmmm, I KNOW, everything will get better. I just need to scream it.
Aaah, I feel better already. Warm hugs to all mommies out there.. may Allah grant us more strength, endurance, and power. Some superpower ability like… hushing a cry in a sec would be much much appreciated.
Aduuuhh…setuju banget, La. It doesn’t get easier, cuma yaaah…lama-lama jadi terbiasa aja. Setelah ada Sami gue sampe mikir kalo ternyata jaman gue punya satu anak itu hidup gue termasuk gampang, tetep aja toh dulu gue kelimpungan.
Sami juga colic, terutama kalo malem. Udah kaya alarm aja deh, begitu jam 6 langsung nangis-nangis sampe jam 10. Akhirnya tiap hari dikasih…eeng…disini sih bilangnya maitobaaktereja (milk bacteria), gue google padanannya lactobacillus, pokonya semacam obat tetes yang mengandung lactobacillus. Kata bidan sini kebanyakan bayi pencernaannya blm sempurna dan bakteri ini bisa membantu mengatasi masalah sakit perut mereka.
Beneran membantu banget buat Sami, setelah rutin tiap hari dikasih 5 tetes, colicnya berkurang, dalam 2 minggu dah gak nangis2 lagi. Gue kasih terus tiap hari smp umurnya 3 bulan.
huhuhuuuuu… Rikaaa, bayangkan daku menangis tersedu sedan dipundakmuu.
aduuh duuuh.. gw pengen bgt tuh milk bacteria. Fiamma emg gong nya hampir samaan kaya Sami. Mulai jam 5 sore keatas sampe jam 10 malem baru redanya.
Gw baru mau minta ijin sama Kris mau bawa Fiamma ke dsa lagi. Mau nanyain soal colic ini. Ntar gw mau tanyain sekalian ah sama ke dsanya ttg milk bacteria ini. Klo lactobacillus itu kayanya mirip yg dikandung sama Yakult gitu kan yaa? Semoga ada jg disini.
ini yg gue kasih ke Sami: http://www.verman.fi/index.php?mid=2&pid=26. Gue abis google lagi kayanya dlm bahasa Inggris disebut ProBiotic Drops.
Tau ttg ini stlh mata panda dua mingguan ngadepin kolik. Pas kontrol ke bidan dpt info ttg milk bacteria ini. Menurut bidan sini aman buat bayi baru lahir, dan ternyata ini jamak bgt di sini, gw smp nyesel knp dulu gak kasih buat Kai. Jangan2 dulu Kai sering nangis karena kolik juga.
O iya, selain ngasih drops ini gue juga makan milk bacteria utk versi dewasanya dalam bentuk permen/yoghurt/susu. Katanya biar si bayi dapet dari ASI gue juga. Bisa kali lo minum yakult banyak-banyak.
Gw langsung nenggak Yakult 2 botol sehari dan consume yoghurt sehari satu! *s e r i u s gw jalanin*
Hai,mbak..thr first days n months of having two kids for me was personally exhausting..physically n mentally..hard to believe anyone who claimed they don’t even though the degree varied..for me it was very hard especially with the sibling rivalry that existed though salma was very excited n loving..yet,I guess she still feel ignored..in a way..vigo was still di palembang,I stayed with uwo because I couldn’t take care of two litlle kids by myself di sana..husbandless,tired, n stressed out..I even started writing a sort of diary for all unek2 at my scrapbook n beli buku la tahzan lg for strength (my first one was lost after being read while accompanying my dad months at the hospital)..things do get better..in time..I’m still juggling even now..I guess life can never be that peaceful but in time it will get happier and merrier..hugssssss..oiya,the lactobacillus itu like lacto-b bukan?can be given for babies but I don’t know how young..kynya kl fiamma kekecilan..
Addduhhh… ga kebayang kalo aku kaya dirimu Fi, pas lg long-distance gitu sama Vigo. Ada Kris aja aku ngerasanya kelenyengan muluuu… bawaannya klo ga nangis mau maraaaah2 aja.. Sedangkan selama ini aku liatnya kok kamu kayanya santai2 aja seliweran kesana-sini sama 2 anak, tanpa babysitter pun. Hebaaat bgt.
Raissa jg sebenernya ga terlalu rewel. Adalah kadang2 minta diperhatiin tp lbh sering dia ngerti klo aku lg kewalahan ngurusin Fiamma.. I’m soooo looking forward to the happier and merrier time
)
Btw, diary nya ada yg bisa di publish gaaa?
Nulis juga dooong Fi..
Lala,
Moms with newborns has extensive rights to cry, shouts, screams and ask whatever she wants to keep her sane! This is legal *ketok palu* *jadi sah!*
Sama sekali gak manja kok…God knows it’s not easy! Makanya yang jadi ibu+istri itu perempuan. Men can not handle it!
Gw juga nangis2 abis lagiran Leandra, padahal gw ngerasa yakin banget gak akan baby blues karena udah ngerasa siap lahir batin & ngerasa udah punya pengalaman karena udah punya anak pertama. Tettewwttt! Baby blues gw justru karena gw ngerasa kangeeennn banget spending time sama Nara karena ngerasa waktu gw abis sama Leandra yang masih belajar nyusu (gw juga mewel mulu karena ngerasa perjuangan buat bisa nyusuin yang bener itu susahhh banget) sementara naranya kliatan fine fine aja, gak jealous dan sayang sama Leandra tapi malah bikin gw ngerasa makin bersalah dan tambah nangis. Emang emotionally invalanced aja kali ya la, pengaruh dari berkurangnya pregnancy hormones seara drastis kam engaruh ke mood kita juga, belum lagi dobel capeknya karena dari yang ngurusin satu suami dan satu anak jadi dua anak.
Tapi semua akan lewat kok, seperti yang lo bilang…you just need to let it put & dipeluk. Gw baru tau Fiamma disinar pas gw nengokin ke rs, trus langsung kebayang perasaan lo gimana…and as I was holding a cup of sbux frappuccino that I bought for you, I thought “If Lala’s here, I’m sure this cup of frappe would make you happy, even a bit”
*peluk lala*
Bersyukuuuurrrr punya teman-teman yang baiik seperti dirimu dan Rika.. yang bisa menyemangati kembali. *peluk bolak balik*
Iya, gw pun dulu berasa udh siap lahir batin utk pny anak lg. Gw merasa udh tau celah nya.. mana tikungan2 dan roadbumps yg hrs dihindari. Jegeerrrrrr.. bener kata orang bijak, ga boleh berasa jagoan
Gw jg kangeeeen bgt sama Raissa.. apalagi liat anaknya di depan mata, kadang senyam senyum ke gw, tapi gw nya ga bisa langsung nguyel2 dia krn Fiamma lg nyusu ato cranky ga mau lepas. Aaah sediiih kalo begini.
Sekarang gw jd pengen frappuccinooo.. besok mau pesan Kris buat bawain pulang ah
Makasih lagi ya Met.. Next frappuccino would be on me. Ok?
Duh maap banyak typo, ngetiknya dari hp…blame my fat finger!
Btw lagi, fiamma cantik bangetttt *kiss*
Fiamma kisses back Tante Meta cantik nan baik hati *mmuah mmuah*
Namanya bagus, artinya apa? Pasti artinya bagus juga ya
Huhu gue mulai menitikkan air mata baca tulisan lo dan ngebayangin perjuangan lo plus ibu2 lainnya yang anaknya lebih dari 1. Jadi inget kata sodara gue, dia denger di ceramah katanya pahala ibu melahirkan itu = pahala naik haji. Mungkin karena selain perjuangan antara hidup dan mati pas melahirkan, masih ada lho perjuangan mengurus anak yang menanti di depan mata.
*peluk2 Lala* Sabar2 ya… Semua ini akan berlalu dan nanti kalian bisa girls day out bertiga, asik banget kan tuh
Fiamma sendiri artinya pelita (api kecil). Khalishabira nya artinya butuh press release panjang dari Kris. Soalnya itu gabungan beberapa kata. Tau nih papanya Fiamma lamaaaa banget bikin press release nya, bolak-balik ditanyain jawabannya “masih draft.. masih draft”. Huuuuuuhhhhhh
Padahal salah satu yang ribut minta diselesaikan itu press release makna Fiamma adalah ortu gw, terutama nyokap. Katanya “kok arti Fiamma ngga dibikinin tulisannya kaya Raissa dulu?? Nasib jadi anak kedua” *eehhh??* Semoga arti nama Fiamma bisa segera tayang disini seperti artinya nama Raissa.
Makasih buat doanya dan semangatnya ya, Ty.. kapan kalau ke Jakarta ikutan acara girls day out kita ya, Tante Otty